PROBOLINGGO, Wartapawitra.com — Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Perempuan Bangsa Kabupaten Probolinggo berlangsung semarak dengan partisipasi aktif para kader perempuan dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi kader perempuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, ideologi politik, dan peran strategis mereka dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah dinamika zaman.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Komisi XIII, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag, dalam arahannya menegaskan bahwa perempuan tidak boleh hanya menjadi pelengkap dalam struktur organisasi atau sekadar simbol representasi politik. Lebih dari itu, mereka harus tampil sebagai aktor strategis yang mampu menggerakkan perubahan di masyarakat.
“Perempuan kader bangsa harus berani berpikir dan bertindak. Politik bukan sekadar ruang kekuasaan, tapi ruang perjuangan untuk memanusiakan manusia. Karena itu, pendidikan kader seperti Dikbar ini adalah proses membangun kesadaran dan tanggung jawab moral agar perempuan benar-benar berdaya di bidang sosial, ekonomi, maupun politik,” ujar Anisah Syakur di hadapan peserta.
Anisah juga menegaskan bahwa PKB sejak awal berdiri memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan perempuan. Menurutnya, penguatan kapasitas kader perempuan harus didasarkan pada tiga fondasi utama: ideologi kebangsaan, etika keislaman, dan komitmen pelayanan kepada rakyat.
“Kita tidak ingin perempuan hanya hadir di baliho atau daftar caleg. Kader perempuan bangsa harus bisa membaca isu, punya kemampuan advokasi, dan memahami arah kebijakan nasional. Itulah yang saya maksud dengan menjadi aktor strategis,” tegasnya.
Dalam konteks perkembangan zaman yang serba digital, Anisah mendorong kader perempuan agar tidak gagap terhadap kemajuan teknologi dan informasi. Ia menilai perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi agen literasi digital dan pembawa pesan-pesan kebajikan di ruang publik.
“Sekarang ini, siapa yang menguasai informasi, dia yang memengaruhi arah publik. Maka kader perempuan bangsa harus siap menjadi generasi politik baru yang cerdas, cepat, dan tetap berpijak pada nilai kemanusiaan,” imbuhnya.





