Malang, Wartapawitra.com – DPD Partai Golkar Kota Malang menggelar Pendidikan Politik (Dikpol) Konsolidasi dan Pemantapan Kader di Cemara Ballroom, Singgosari, Kabupaten Malang, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan ini diikuti ratusan kader dari empat kecamatan di Kota Malang, yakni Klojen, Blimbing, Lowokwaru, dan Sukun, sebagai langkah awal penguatan internal partai.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, mengatakan konsolidasi tersebut difokuskan pada penyatuan visi, peningkatan soliditas, serta penguatan fondasi organisasi di tingkat kecamatan.
Menurutnya, kekuatan partai harus dibangun dari kebersamaan dan keselarasan gerak seluruh kader.
“Ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan melakukan refleksi perjalanan organisasi di penghujung tahun 2025,” ujar Djoko dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Djoko juga memaparkan arah kebijakan kaderisasi Golkar Kota Malang di bawah kepemimpinannya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang itu menegaskan bahwa kaderisasi akan dikembangkan melalui tiga jalur utama, yakni melalui struktur partai yang berjenjang, sayap partai, serta berbagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki kesamaan visi dengan Golkar.
“Tiga lini kaderisasi ini penting agar regenerasi berjalan seimbang, terstruktur, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ketua DPD Golkar Kota Malang tersebut menilai, konsolidasi di tingkat akar rumput menjadi kunci untuk membentuk partai yang solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
Selain penguatan kader, Dikpol Konsolidasi ini juga menjadi bagian dari proses pematangan struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Malang periode 2025–2030.
Djoko menyebutkan bahwa penyusunan struktur kepengurusan hampir rampung dan ditargetkan segera diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Insya Allah pertengahan Januari 2026 struktur kepengurusan sudah kami serahkan ke DPP. Kami optimistis, dalam waktu sekitar lima hari kerja SK kepengurusan sudah bisa diterbitkan,” katanya.
Djoko menambahkan, struktur kepengurusan yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan organisasi dalam lima tahun ke depan.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menatap ke depan dan menjadikan dinamika yang terjadi sebelumnya sebagai pembelajaran.
“Yang sudah terjadi kita anggap selesai. Saatnya kita berjalan bersama untuk membesarkan Partai Golkar,” tegasnya.
Melalui konsolidasi kader dan pemantapan struktur organisasi ini, Partai Golkar Kota Malang menegaskan komitmennya untuk memperkuat internal partai sekaligus menyiapkan langkah strategis menghadapi agenda politik nasional dan daerah, termasuk Pemilu 2029.




