Munas HIPMI 2026 Diusulkan Digelar di Jawa Timur, HIPMI Kota Malang Beri Dukungan

Gambar Gravatar
Munas HIPMI 2026 Diusulkan Digelar di Jawa Timur, HIPMI Kota Malang Beri Dukungan

Malang, Wartapawitra.com – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang menyatakan dukungan penuh agar Jawa Timur ditetapkan sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.

Dukungan tersebut menjadi wujud soliditas para pengusaha muda di daerah sekaligus komitmen untuk mendorong peran strategis Jawa Timur dalam agenda organisasi tingkat nasional.

Ketua BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menyampaikan sikap tersebut saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar HIPMI bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Malang, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku industri, serta sejumlah asosiasi usaha yang berada di bawah koordinasi KADIN.

Menurut Hendi, para pengurus HIPMI di berbagai daerah sepakat mendukung Jawa Timur sebagai lokasi penyelenggaraan Munas HIPMI mendatang.

Ia menilai provinsi tersebut memiliki berbagai keunggulan yang mampu menunjang suksesnya agenda organisasi berskala nasional.

“HIPMI daerah pada prinsipnya sepakat mendorong Jawa Timur sebagai tuan rumah Munas HIPMI tahun ini,” ujar Hendi.

Hendi yang juga menjabat Bendahara DPD Partai Golkar Kota Malang menambahkan, kesiapan infrastruktur serta kekuatan ekonomi daerah menjadi faktor penting yang menjadikan Jawa Timur layak menjadi tuan rumah.

Selain itu, konektivitas transportasi di wilayah ini dinilai sangat mendukung mobilitas peserta yang diperkirakan datang dari seluruh provinsi di Indonesia.

Menurutnya, jaringan transportasi udara, darat, hingga laut yang terintegrasi memudahkan akses menuju Jawa Timur dari berbagai wilayah.

“Ketersediaan akses transportasi yang lengkap tentu menjadi nilai tambah untuk memastikan kelancaran kegiatan berskala nasional seperti Munas HIPMI,” katanya.

Tak hanya itu, keberadaan fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) berstandar internasional di Surabaya dan sekitarnya juga dinilai siap menampung ribuan peserta.

Gedung konvensi, hotel berbintang, serta berbagai sarana pendukung lainnya dinilai cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan acara.

Dalam kesempatan tersebut, HIPMI Kota Malang juga memperkenalkan inovasi baru berupa platform Learning Management System (LMS).

Sistem pembelajaran digital ini dikembangkan bersama Smart ID sebagai sarana edukasi bagi pengusaha pemula maupun pelaku usaha yang ingin meningkatkan kapasitas bisnisnya secara daring.

Melalui platform tersebut, HIPMI berharap dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dalam diskusi bersama Wakil Wali Kota Malang yang turut hadir, bahkan muncul gagasan agar LMS tersebut dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) sebagai media pembelajaran kewirausahaan.

“Melalui LMS ini kami ingin memperluas wawasan kewirausahaan, tidak hanya bagi pelaku usaha tetapi juga membuka kemungkinan bagi ASN untuk belajar memahami dunia bisnis,” pungkas Hendi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *