PASURUAN, Wartapawitra.com — Dalam upaya memperkuat militansi dan pemahaman ideologis kader di daerah, Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Komisi XIII, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag, melaksanakan kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) yang diikuti oleh puluhan kader dari Kota dan Kabupaten Pasuruan-Probolinggo. Kegiatan tersebut digelar pada Jum’at (17/10/2025) di Gedung Anisah Foundation, Pasuruan.
Program PKPB ini merupakan bagian dari mandat langsung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk memperkuat struktur dan kapasitas kader di berbagai tingkatan, sekaligus menegaskan kembali arah perjuangan partai agar tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting di antaranya H. Sa’ad Muafi, S.H. selaku Ketua Panitia PKPB sekaligus anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, KH. Hariri Adnan, Drs. KH. Anas Ma’ruf, M.Pd., Dr. Laili Abidah, S.Ag., M.M. dari DPW PKB Jawa Timur, Instruktur PKPB KH. Hariri Makmun, LKN DPP PKB Fuad Bahari, serta perwakilan organisasi sayap seperti Garda Bangsa, Panji Bangsa, dan Perempuan Bangsa.

Dalam sambutannya, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag menegaskan bahwa kegiatan kaderisasi seperti PKP-PKB adalah jantung perjuangan PKB. Ia menyebutkan, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi politik, tetapi oleh kualitas kader yang memiliki kesadaran ideologis dan keberpihakan kepada rakyat kecil.
“PKB berdiri di atas nilai perjuangan para ulama dan santri. Karena itu, kader PKB harus tangguh secara ideologi, berakar pada nilai-nilai keislaman, dan memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan kesejahteraan umat dan bangsa. Pendidikan Kader Penggerak ini menjadi sarana penting untuk menanamkan semangat itu,” tegas Anisah Syakur.
Lebih lanjut, Anisah menambahkan bahwa melalui PKP-PKB, para kader diharapkan mampu menjadi motor penggerak di masyarakat, bukan hanya dalam ranah politik, tetapi juga sosial, ekonomi, dan kebudayaan.
“Kita ingin melahirkan kader yang tidak hanya paham politik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan memecahkan persoalan rakyat. Inilah bentuk nyata politik kebangsaan ala PKB,” ujarnya.
Sementara itu, H. Sa’ad Muafi, S.H., selaku Ketua Panitia sekaligus anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengonsolidasikan kekuatan PKB di tingkat akar rumput.
“Kader PKB harus menjadi penggerak, bukan penonton. Kegiatan PKP ini adalah proses pembentukan militansi dan kesadaran perjuangan. Kita ingin memastikan bahwa setiap kader memahami arah perjuangan partai, yaitu membela rakyat, memperjuangkan keadilan sosial, dan menjaga warisan ulama,” kata Sa’ad Muafi.
Ia juga menegaskan bahwa semangat kaderisasi ini akan terus dikembangkan di berbagai kecamatan dan desa. “Pasuruan harus menjadi contoh daerah yang memiliki kader militan dan berjiwa pengabdian. Kader PKB tidak boleh berhenti belajar, berjuang, dan berkhidmah,” tambahnya.





