Dwi Indrotito Bawa Semangat Pakasa Malang Raya di Penobatan Raja Baru Surakarta

SOLO, Wartapawitra.com — Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat secara resmi menobatkan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV, penerus takhta Keraton Surakarta.

Prosesi sakral yang digelar di Sasana Handrawina, Keraton Solo, Kamis (13/11), berlangsung khidmat dengan pengamanan ketat dari aparat TNI-Polri di sekitar kawasan keraton.

Penobatan ini menjadi babak baru dalam perjalanan sejarah Kasunanan Surakarta setelah wafatnya Pakubuwono XIII.

Sebelumnya, sempat terjadi dinamika internal ketika KGPAA Hamengkunegoro, adik mendiang raja, mendeklarasikan diri sebagai Pakubuwono XIV sebelum prosesi pemberangkatan jenazah almarhum.

Namun, melalui forum resmi yang dihadiri para sesepuh dan tokoh adat, LDA bersama Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan menetapkan KGPH Hangabehi, yang sebelumnya bergelar Gusti Mangkubumi sebagai penerus sah takhta Kasunanan Surakarta.

Prosesi penobatan dihadiri oleh para sentono dalem, kerabat, serta para sesepuh Keraton Surakarta.

Turut hadir pula KRA Dwi Indrotito Pradoto Adiningrat, SH., MM., Ketua Pakasa Malang Raya terpilih, sebagai perwakilan dari wilayah Malang Raya.

Dalam sambutannya, Lembaga Dewan Adat menegaskan bahwa pengukuhan Pakubuwono XIV merupakan bentuk kelanjutan estafet kepemimpinan di tubuh keraton serta komitmen menjaga kelestarian adat dan budaya Jawa.

Dengan penobatan ini, diharapkan Keraton Surakarta dapat terus menjadi pusat spiritual, budaya, dan peradaban Jawa yang berakar kuat di tengah masyarakat modern.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *