Anisah Syakur Apresiasi Lapas Kelas IIB Pasuruan, Program Ketahanan Pangan hingga Kesenian Dinilai Layak Dicontoh

Gambar Gravatar
Anisah Syakur Apresiasi Lapas Kelas IIB Pasuruan, Program Ketahanan Pangan hingga Kesenian Dinilai Layak Dicontoh

PASURUAN, Wartapawitra.com  – Anggota DPR RI Komisi XIII, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag., memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai program pembinaan yang dijalankan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan saat melakukan kunjungan kerja, Sabtu (27/6/2026).

Dalam kunjungannya, Anisah Syakur meninjau langsung sejumlah fasilitas pembinaan yang dimiliki Lapas Kelas IIB Pasuruan. Ia melihat berbagai program unggulan yang telah dikembangkan, mulai dari program ketahanan pangan berupa peternakan ayam petelur, unit konveksi yang menghasilkan berbagai produk pakaian, hingga pembinaan di bidang seni yang menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas warga binaan.

Menurut Anisah, program-program tersebut menunjukkan bahwa Lapas Kelas IIB Pasuruan tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga berhasil menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Lapas Kelas IIB Pasuruan. Tadi kami melihat langsung program ketahanan pangan melalui peternakan ayam petelur, kegiatan konveksi yang sangat baik, hingga pembinaan kesenian yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di sini berjalan dengan baik dan memberikan bekal nyata kepada warga binaan,” ujar Anisah Syakur.

Ia menilai seluruh program tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan dapat berjalan secara optimal apabila didukung oleh inovasi dan komitmen seluruh jajaran petugas pemasyarakatan.

“Kesan saya sangat baik. Saya melihat semangat seluruh jajaran Lapas dalam membina warga binaan sangat luar biasa. Program-program seperti ini tentu patut dipertahankan bahkan dikembangkan karena mampu memberikan keterampilan yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

Anisah juga berharap program pembinaan berbasis kemandirian seperti ketahanan pangan, konveksi, maupun kesenian dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya di Indonesia.

“Harapan kami, inovasi yang sudah berjalan di Lapas Kelas IIB Pasuruan ini bisa terus ditingkatkan. Pembinaan yang memberikan keterampilan, membangun karakter, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan merupakan investasi penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan produktif,” ungkapnya.

Ia menegaskan, seluruh hasil kunjungan dan berbagai aspirasi yang diterima akan menjadi bahan pembahasan di Komisi XIII DPR RI untuk terus mendorong penguatan kebijakan pemasyarakatan, sehingga semakin banyak lapas yang mampu menghadirkan program pembinaan berkualitas seperti yang telah dilakukan Lapas Kelas IIB Pasuruan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *