Kunjungan DPR RI Jadi Momentum Imigrasi Pasuruan Sampaikan Kebutuhan SDM

Gambar Gravatar
Kunjungan DPR RI Jadi Momentum Imigrasi Pasuruan Sampaikan Kebutuhan SDM

PASURUAN, Wartapawitra com – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan menjadi salah satu titik kunjungan kerja anggota DPR RI. Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Imigrasi Pasuruan untuk menyampaikan kondisi terkini sekaligus berbagai kebutuhan dalam menunjang pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

Sebagai kantor yang baru berdiri pada Januari 2026, Imigrasi Pasuruan mengakui masih terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi sumber daya manusia (SDM). Namun, keterbatasan tersebut tidak menghalangi jajaran kantor untuk terus melakukan inovasi dan memberikan pelayanan secara maksimal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan, Chairul Huda Ahmad, menyampaikan bahwa kebutuhan penambahan pegawai menjadi salah satu hal yang telah disampaikan kepada anggota DPR RI dalam kunjungan tersebut.

“kantor kami baru berdiri per Januari 2026 memang masih banyak kekurangan yang kita hadapi tapi kami tetap terus berinovasi salah satu yang perlu kami tingkatkan adalah Jumah pegawai, jumlah pegawai kami disini masih 25 yang mana statusnya setengah belum definitif,hal seperti itu kita sampaikan kepada ibu selaku DPR RI supaya menjadi perhatian juga biar bisa di siginifikan pegawainya”, terangnya.

Chairul menjelaskan, jumlah pegawai yang tersedia saat ini masih berada di bawah kebutuhan ideal. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami di sini idelanya 40 , tapi walaupun pegawai sedikit itu tidak menjadi kendala pelayanan tetap di berikan secara maksimal”, pungkasnya.

Di sisi lain, Imigrasi Pasuruan juga menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai jenis layanan yang tersedia. Menurut Chairul, masih terdapat anggapan di tengah masyarakat bahwa kantor Imigrasi Pasuruan hanya melayani pembuatan paspor.

Padahal, layanan keimigrasian yang tersedia tidak hanya berkaitan dengan penerbitan paspor, tetapi juga mencakup layanan lainnya, termasuk pelayanan bagi masyarakat yang mengalami kehilangan paspor.

“memang banyak masyarakat yang belum tau menganggap kantor imigrasi Pasuruan ini hanya melayani paspor saja,tidak misal melayani paspor hilang , padahal semua layanan sudah sama seperti layaknya kantor imigrasi” imbuhnya

Penyampaian tersebut menjadi bagian penting dalam kunjungan DPR RI, terutama untuk melihat secara langsung kondisi kantor imigrasi yang relatif baru serta mendengarkan kebutuhan yang masih dihadapi dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan jumlah pegawai yang saat ini mencapai 25 orang dan kebutuhan ideal sebanyak 40 pegawai, penguatan SDM menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat mendapat perhatian.

Meski demikian, Chairul Huda menegaskan komitmen jajaran Imigrasi Pasuruan untuk tetap memberikan pelayanan secara maksimal sekaligus terus melakukan inovasi di tengah berbagai keterbatasan yang ada.

Kunjungan kerja DPR RI tersebut pun diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan kebutuhan penguatan kelembagaan, khususnya terkait SDM, sekaligus mendorong semakin luasnya informasi mengenai layanan keimigrasian kepada masyarakat Pasuruan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *