PASURUAN, Wartapawitra.com – Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Pasuruan periode 2025–2030 resmi dikukuhkan. Pelantikan dilakukan langsung oleh Muh. Rodli Kaelani, Sekretaris Jenderal Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, menandai konsolidasi barisan muda yang siap tampil sebagai kekuatan strategis menghadapi tantangan zaman.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Harian DPP PKB Gielbran Muhammad Noor, Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Timur Ubaidillah, Anggota DPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag, Anggota DPRD Jawa Timur Multazamudz Dzikri, jajaran DPC PKB Kabupaten Pasuruan, para kiai, serta seluruh pengurus Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) se-Kabupaten Pasuruan.
Dalam pidatonya, Muh. Rodli Kaelani menegaskan pentingnya kesiapan kader Garda Bangsa di tengah derasnya perubahan global.
“Serangan udara di era digital begitu masif. Teknologi yang kian canggih harus diimbangi dengan militansi kader muda. Garda Bangsa tidak boleh menjadi korban, melainkan pengendali zaman,” tegasnya.
Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Pasuruan, H. Sa’ad Muafi, S.H, menyatakan komitmennya menjadikan organisasi ini motor gerakan perubahan.
“Kami akan berkolaborasi, berinovasi, dan melahirkan gebrakan positif yang bermanfaat bagi bangsa, agama, dan negara. Garda Bangsa Pasuruan siap berada di garda terdepan dalam mengawal nilai kebangsaan,” ucapnya lantang.
Senada, Ubaidillah, Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Timur, menegaskan arah gerakan kader harus berbasis kreativitas dan solusi nyata.
“Kader Garda Bangsa wajib beraktualisasi, melahirkan kegiatan kreatif dan inovatif. Dengan begitu, Garda Bangsa akan tetap hidup dan relevan di hati rakyat,” tegasnya.
Pelantikan ini menandai kebangkitan barisan muda Nahdliyyin di Pasuruan. Dengan energi segar dan militansi organisasi, DKC Garda Bangsa Kabupaten Pasuruan diproyeksikan menjadi benteng ideologis sekaligus lokomotif gerakan anak muda dalam menjawab tantangan kebangsaan di era digital.





