MALANG, Wartapawitra.com — PT HM Sampoerna Tbk SKT Plant Malang mengadakan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih melalui edukasi pemilahan sampah rumah tangga di Aula Kantor Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Sertifikasi Alliance for Water Stewardship (AWS).
Kegiatan diikuti sekitar 90 peserta yang berasal dari Kelurahan Blimbing, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, PT HM Sampoerna Tbk SKT Plant Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang, hingga Puskesmas Cisadesa. Sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk dorongan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
Manager Hand-Rolled PT HM Sampoerna Tbk SKT Plant Malang, Mirah Dwi Mustika, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, mulai dari pengurangan, pemilahan, pengumpulan hingga pengolahan sampah.
Ia mengatakan persoalan sampah rumah tangga berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan serta kualitas hidup masyarakat. Karena itu, menurutnya perubahan dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang diterapkan secara konsisten dalam keluarga.
“Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih ini juga bertujuan untuk menciptakan kebiasaan hidup bersih serta menghindari risiko penyakit akibat sanitasi yang buruk, yang dapat dicapai dengan menerapkan hal sederhana seperti pemilahan sampah sejak dari sumbernya,” ujarnya.
Camat Blimbing, I Ketut Widi Eika Wirawan, turut menyampaikan apresiasi kepada PT HM Sampoerna Tbk SKT Plant Malang atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut.
“Terima kasih untuk PT HM Sampoerna Tbk SKT Plant Malang yang telah melaksanakan kegiatan hari ini. Tentu saja ini sangat bermanfaat bagi kami dan masyarakat Kecamatan Blimbing,” katanya.
Ia berharap peserta dapat memahami materi yang disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang, drg. Zamroni, menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Mengelola sampah merupakan tugas kita bersama. Kegiatan hari ini tentu saja akan banyak manfaat karena kita akan belajar mengenai pola hidup yang lebih baik. Hal tersebut juga sesuai dengan Program Wali Kota Malang, yakni Ngalam Rijik,” ujarnya.
Sementara itu, Bidang Sanitasi Lingkungan Puskesmas Cisadesa, Lestari, menjelaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap jenis sampah agar proses pemilahan dapat dilakukan dengan tepat sejak dari rumah tangga.
Menurutnya, sampah dibagi menjadi empat kategori utama, yakni organik, anorganik, B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), dan residu. Setiap kategori memiliki karakteristik serta cara pengelolaan yang berbeda.
“Empat jenis sampah ini kategorinya adalah organik, anorganik, B3, dan residu. Tiap kategori didasarkan pada jenisnya,” paparnya.
Di akhir kegiatan, Lestari mengajak masyarakat untuk terus membangun kesadaran menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar melalui kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
“Menjaga pola hidup bersih merupakan tugas kita bersama. Dan untuk memilah serta mengelola sampah, akan lebih baik jika dimulai dari rumah atau lingkungan sekitar,” pungkasnya.





