Anisah Syakur Sebut Diplomasi Parlemen Mampu Buka Akses Kerja Sama Global bagi Daerah

Gambar Gravatar
Anisah Syakur Sebut Diplomasi Parlemen Mampu Buka Akses Kerja Sama Global bagi Daerah

SURABAYA, Wartapawitra.com – Upaya memperkuat hubungan antara diplomasi parlemen dan pembangunan daerah terus dilakukan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melalui agenda BKSAP Day yang digelar bersama Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (9/7/2026). Kegiatan bertajuk Peran Diplomasi DPR RI untuk Pembangunan Kota Surabaya: Sinergi dan Kolaborasi” ini menjadi forum strategis untuk membangun komunikasi sekaligus menyerap aspirasi pemerintah daerah dalam mendukung kerja sama internasional.

Anggota DPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag menilai, diplomasi parlemen kini tidak lagi terbatas pada hubungan antarlembaga legislatif, melainkan telah berkembang menjadi instrumen penting untuk mendorong kemajuan daerah melalui jejaring internasional yang dimiliki DPR RI.

“Diplomasi parlemen harus mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui BKSAP, kami ingin membuka lebih banyak peluang kerja sama yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah, baik untuk meningkatkan investasi, memperluas pasar ekspor, memperkuat industri lokal, maupun mengembangkan sektor pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata,” ujar Anisah Syakur.

Ia menjelaskan, Surabaya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional memiliki potensi besar untuk dipromosikan kepada negara-negara sahabat melalui berbagai jalur diplomasi parlemen.

“Kota Surabaya memiliki kekuatan ekonomi, industri, sumber daya manusia, hingga inovasi yang layak diperkenalkan di tingkat internasional. BKSAP siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai negara melalui diplomasi parlemen,” katanya.

Menurut Anisah, keberadaan BKSAP sebagai pelaksana second track diplomacy Indonesia memberikan ruang yang lebih luas bagi daerah untuk membangun hubungan ekonomi dan sosial dengan mitra luar negeri.

“Selain memperkuat hubungan antarparlemen, kami juga ingin mendorong lahirnya kerja sama antardaerah dengan daerah di negara sahabat. Bentuknya dapat berupa kolaborasi di bidang pendidikan, budaya, tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, hingga penguatan industri kreatif yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anisah juga menekankan pentingnya membangun diplomasi yang inklusif dengan melibatkan pemerintah daerah sebagai mitra utama.

“Keberhasilan diplomasi tidak hanya ditentukan oleh hubungan di tingkat nasional, tetapi juga oleh kesiapan daerah dalam memanfaatkan peluang yang terbuka. Karena itu, sinergi antara DPR RI melalui BKSAP dengan Pemerintah Kota Surabaya menjadi langkah penting agar berbagai potensi daerah dapat dipromosikan dan dikembangkan secara maksimal,” tuturnya.

Ia menambahkan, agenda BKSAP Day juga menjadi bagian dari upaya DPR RI untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai fungsi diplomasi parlemen yang selama ini belum banyak diketahui publik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa DPR RI melalui BKSAP terus bekerja membangun hubungan internasional yang dapat memberikan dampak langsung bagi pembangunan nasional maupun daerah. Diplomasi parlemen harus menjadi jembatan yang mempertemukan kepentingan Indonesia dengan berbagai peluang kerja sama global,” pungkas Anisah.

BKSAP Day di Balai Kota Surabaya dihadiri oleh pimpinan dan anggota BKSAP DPR RI bersama Wali Kota Surabaya beserta jajaran Pemerintah Kota Surabaya. Forum tersebut membahas berbagai peluang sinergi untuk memperkuat ekspor daerah, meningkatkan investasi asing, memperkuat daya saing industri, serta mengembangkan kerja sama internasional yang mendukung pembangunan Kota Surabaya secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *